ChanelMuslim.com- Siapa pun tak ingin keluarganya terperangkap dalam jerat narkoba. Selain melanggar hukum, obat yang tidak murah ini sangat merusak penggunanya. Fisik mau pun mental.

Berikut ini di antara ciri orang yang menggunakan narkoba seperti dirilis Badan Narkotika Nasional atau BNN. Jika ada ciri ini pada anggota keluarga, baiknya ditelusuri lebih jauh agar tidak menjadi serba terlanjur.

Ciri fisik:

1. Mata memerah, pupil yang mengecil atau lebih besar dari normal.
2. Mual muntah.
3. Pilek tanpa sebab.
4. Sering sakit.
5. Keluhan mulut sakit, timbul bintik-bintik di sekitar mulut.
6. Sakit kepala.
7. ‘Mulut kapas’, sering membasahi bibir atau rasa haus berlebihan.
8. Depresi.
9. Keringat berlebih.
10. Luka di kulit atau memar.
11. Sering mimisan, yang terkait dengan obat yang dihisap melalui hidung (seperti methamphetamine atau kokain).
12. Perubahan nafsu makan atau pola tidur. Kenaikan atau penurunan berat badan mendadak dan drastis.
13. Kejang tanpa riwayat epilepsi.
14. Penampilan dan kebersihan pribadi yang menurun: tampak kumal, berantakan, menunjukkan kurangnya kepedulian mengenai penampilan.
15. Gangguan koordinasi, cedera/kecelakaan/memar yang mereka tidak mau/bisa beri tahu Anda sebabnya, atau bahkan mereka sendiri tidak tahu penyebabnya
16. Bau aneh yang tercium dari napas, tubuh, atau pakaian.
17. Gemetar, tremor, bicara melantur atau tidak dapat dipahami. Koordinasi yang rusak atau tidak stabil.
18. Wajah dan pipi memerah.
19. Bekas suntikan atau jeratan di lengan atau kaki (bisa disembunyikan dengan memaksa memakai lengan panjang, bahkan di hari yang sangat panas).
20. Luka bakar atau gosong pada jari atau bibir (dari bakaran rokok ganja atau menghisap substansi lainnya).

Ciri psikis:

1. Membolos sekolah, nilai rapor menurun, sering bermasalah di sekolah.
2. Motivasi menurun, baik secara akademik maupun ekstrakurikuler, hobi, olahraga, atau seni.
3. Laporan keluhan dari guru atau teman-teman lainnya.
4. Kehilangan uang, barang berharga, obat resep, meminjam dan mencuri uang.
5. Menutup diri, berdiam diri, mengisolasi, terlibat dalam aktivitas mencurigakan.
6. Berontak dengan nilai dan prinsip keluarga.
7. Memaksa untuk mendapatkan privasi lebih, mengunci pintu, dan menghindari kontak mata.
8. Perubahan mendadak pada hubungannya dengan teman, tempat bermain favorit, atau hobinya.
9. Selalu terlibat dalam masalah (argumen, pertengkaran, kecelakaan, aktivitas ilegal).
10. Rutin menggunakan parfum, pembersih ruangan, atau dupa aromaterapi, untuk menyembunyikan bau asap atau obat-obatan.
11. Rutin menggunakan obat tetes mata, untuk menyembunyikan mata merah dan pupil yang membesar.
12. Mengertakkan gigi, mengunyak permen karet untuk menyembunyikan bau mulut.
13. Peningkatan nafsu makan, atau ngemil lebih sering.
14. Selalu pergi di malam hari.
15. Mengemudi sembrono.
16. Tidak bisa menahan diri.
17. Perubahan mood atau ketidakstabilan emosi.
18. Perilaku yang menjengkelkan, keras.
19. Kikuk dan canggung tidak seperti biasanya, kurang koordinasi dan keseimbangan.
20. Murung, menarik diri, tertekan.
21. Kelelahan yang tidak biasa.
22. Sikap bermusuhan, mudah marah, perilaku tidak kooperatif.
23. Menipu atau penuh rahasia.
24. Membuat alasan yang tidak ada habisnya.
25. Gerakan lesu atau bengong terus menerus.
26. Berbicara melantur, cadel, atau sangat cepat, hingga tidak dapat dimengerti.
27. Kesulitan untuk fokus.
28. Hiperaktif.
29. Terlihat sangat takut, paranoid, atau gugup.
30. Luar biasa gembira.
31. Periode sulit tidur atau energi tinggi, diikuti oleh periode tidur terus menerus.
32. Pergi tanpa diketahui keberadaannya dalam waktu yang lama.
33. Perubahan sikap dan perilaku secara umum. (Mh/foto ilustrasi: infogadis)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY