Chanelmuslim – Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Dien Syamsudin, menjelaskan mengenai diundangnya Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi dan Meristekdikti, M. Nasir. Diundangnya mereka berdua, katanya, untuk menjelaskan dan mengklarifikasi berita yang beredar di masyarakat mengenai kebijakan mereka.

“Sesuai rapat pleno kemarin, tujuan kegiatan ini untuk mendengarkan kebijakan kebijakan mereka. Pertama, Meristekdikti, ada pernyataan beliau mengenai potensi radikalisme di kampus, sayangnya beliau tidak hadir,” tutur Dien Syamsuddin.

Menurut Dien, jika beliau hadir, Kami ingin menanggapi bahwa pernyataan beliau keliru.

Berita Terbaru  Indonesia Masih Kekurangan Alquran

“Justru sebaliknya, ada fakta dan bukti yang ingin kami sampaikan,” ungkap mantan Ketua MUI ini.

Begitu pula Mendikbud, ada pernyataan yang perlu diklarifikasi mengenai FDS, dan kebijakannya mengenai pendidikan agama di sekolah negeri.

“Tadi Mendikbud suda klarifikasi, ternyata ia memberikan apresiasi mengenai kebijakan sekolah agama. Dengan FDS, sekolah bisa menambah jam belajar agama di sekolah,” pungkas Dien di Gedung MUI, Rabu (23/8). (Mh/ilham)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY