oleh: Fifi P. Jubilea

foto: doc Fifi P. Jubilea

chanelmuslim.com – Lebaran nanti, aku gak mau ketemu sama orang yang; 

1. Ketika aku ambil makanan, dia bilang sambil bercanda, “sudah jangan makan banyak banyak nanti tambah lebar.”

Coba dari sekarang belajar cari topik bercanda yang elegan.

2. Ketika aku bawa anakku yang melangkah riang ke dalam ruangan, dia bilang “anakmu bicara pakai bahasa apa Fi?” 

Akan lebih baik ya jika dia menyiapkan kue atau wafer untuk anakku. Ada juga yang tanya kok mukanya beda, ini anak angkat? Kenapa sih pada nanya?!

3. Ketika anak sulungku lagi ambil minuman dan lewat depanmu, gak usah juga tanya “Kuliahnya di mana? Sekarang di mana? Wahh hebat yaa, bisa menerbangkan pesawat dan lain-lain.

Aku cuma mau kasih tahu, anakku yang sekolah pilot itu, gak mau jadi pilot dan sekarang jualan beras dan macam-macam di Malaysia, tapi itu semua bukan urusanmu. 

4. Gak usah juga memandang anakku yang badannya besar tingginya 180 dengan mengatakan “wahh besar sekali,” sambil berdecak. Kamu gak mau kan aku cari anakmu dan aku akan bilang “wahh anakmu kecil ya, kamu kurang ngurus anak yaa? Jadi anakmu kurang gizi.

Ya Rabb, jangan sampai aku jadi jahat karena aku kesal. 

5. Melihat anak perempuanku yang cantik dan langsing lalu kamu katakan dan desak, “Gimana caranya bisa langsing gini, dulu kan gemuk banget.” Lalu ditambahin, “ajak dong mamanya ikut langsingin badan.”

Sadar gak sih? Anakku kan baru 19 tahun dan aku sudah 46 tahun, metabolisme dia dan aku tuh beda dan aku udah mengandung dan melahirkan 6 kali. 

Berita Terbaru  Yaa Allah Istriku Tidak Cantik

Jadi kamu ngerti kan ketika aku gak mau foto bareng di sebelahmu dan ketika aku mulai pasang muka cuek san sibuk main gadget.

Jangan bikin aku ingin mempercepat kunjungan kerumahmu karena ;

1. Obrolan yang gak penting 

2. Tanya-tanya yang menyakitkan 3. Kepo gak keruan 

4. Ngerasanain orang 

5. Ngerungsingin orang 

6. Bangga banggain anak, aku gak peduli, anakku juga bagus kok. Tapi beda aja bidangnya, umurnya juga beda. Orang tuanya juga beda. 

Apa perlu lebaran besok aku keluarkan semua certificate dan medali dan piala anak-anakku? Juga semua foto-fotoku dengan semua tokoh untuk nunjukin siapa aku dan keluargaku karena aku kesal dengan ‘rungsinganmu.’

Ya Allah, do’aku tambah satu berikan aku kesabaran penuh untuk hadapi orang-orang yang akan mengucapkan kalimat ini dan itu ketika lebaran nanti.

Tolong dong para ustad materi kutbah lebaran nanti ya ustad bisa gak topiknya “Jagalah Lisan, Jagalah perasaan dan sayangilah anak orang. Adab bersilaturahmi gituu, jangan soal Fitri melulu.

Kasihan tuh;

1. Para suami yang baru di PHK 

2. Suami-suami yang belum bisa bawa mobil ketika lebaran 

3. Suami istri yang baru bercerai 

4. Anak-anak yang tahun ini gak naik kelas 

5. Ibu-ibu yang gemuk kayak aku gini 

6. Anak-anak yang dah lulus kuliah blum dapat kerjaan .. 

7. Anak gadis yang belum pada dapat jodoh 

Kenapa kita gak bikin ajang “Doa bersama buat semua anggota keluarga kita…”
Makkah, 17 Juni 2017

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY