Chanelmuslim.com – Kisah Ratu Bilkis dan Nabi Sulaiman tentu sudah sering didengar. Kisah menarik seorang Ratu di negeri Saba yang menyembah matahari, kemudian diajak beriman pada Allah oleh Nabi Sulaiman. Nabi yang juga Raja Sulaiman kemudian memberi sambutan megah saat Ratu Bilkis memutuskan untuk mengunjungi Raja Sulaiman ke istananya.

Kisah ini terdapat dalam surat An-Naml. Mari kita lihat Qur’an surat *An-Naml ayat 38–40*.

 

قَالَ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَا قَبْلَ أَنْ يَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

“Dia (Sulaiman) berkata, “Wahai para pembesar! Siapakah di antara kamu yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku menyerahkan diri?”” (QS An-Naml : 38)

قَالَ عِفْرِيتٌ مِنَ الْجِنِّ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ تَقُومَ مِنْ مَقَامِكَ ۖ وَإِنِّي عَلَيْهِ لَقَوِيٌّ أَمِينٌ

“‘Ifrit dalam golongan jin berkata, “Akulah yang akan membawanya kepadamu sebelum engkau berdiri dari tempat dudukmu; dan sungguh, aku kuat melakukannya dan dapat dipercaya.”” (QS An-Naml : 39)

Bunyi ayat 40 :

قَالَ الَّذِي عِندَهُ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَن يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِندَهُ قَالَ هَٰذَا مِن فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَن شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

Berkatalah *seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab*: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.

Siapakah orang mempunyai ilmu dan dapat memindahkan singasana bahkan sebelum matamu berkedip diayat ini?

Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa orang yang berilmu tersebut adalah nabi Sulaiman sendiri, ketika diayat sebelumnya ayat 38 nabi Sulaiman mengumpulkan para pembesarnya, dan menanyakan siapakah diantara kalian (para pembesar) yang dapat memindahkan singgasana Ratu Saba sebelum Ratu dan rombongannya datang menemui Nabi Sulaiman.

Berita Terbaru  Ketika Seorang Musyrik Menghunuskan Pedang ke Dada Rasulullah

Diayat 39 :
Maka Ifrit dari golongan jin berkata bahwa dia mampu memindahkan singgasana Ratu sebelum engkau (Sulaiman)  berdiri dari kursimu.

Disini Ifrit ingin menunjukkan bahwa dirinya paling hebat diantara pasukan yang dimiliki Sulaiman.

Namun Sulaiman menyangkal kehebatan Ifrit tersebut dengan mengatakan diayat selanjutnya di ayat 40 :

“Aku dapat memindahkan singgasana Ratu itu kehadapanmu sebelum matamu berkedip satu kali.”

Disini Sulaiman menegaskan bahwa Sulaimanlah yang memiliki kekuatan dan kehebatan melebihi yang dimiliki oleh seluruh pasukannya  termasuk Ifrit.

Ayat lain yang menunjukkan bahwa Nabi Sulaimanlah yang dimaksud dengan orang yang mempunyai ilmu diayat 40, terdapat pada ayat 15 dan 16 disurat yang sama.🔆

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا وَقَالَا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ

Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman”.
🔆
وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ

Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.

Di ayat 16 kata yg dipilih adalah الْفَضْل (al-Fadhl) yaitu keutamaan yang bersifat umum.

Ketika berhasil memindahkan singgasana itu Nabi Sulaiman mengatakan  مِنْ فَض (Min Fadhli Rabbi/sebagian keutamaan). Berarti kaitannya dengan ayat 16 adalah, bahwa memindahkan singgasana itu merupakan sebagian keutamaan Allah SWT yg diberikan kepada Nabi Sulaiman di antara keutamaan-keutamaan yang lain.

Nabi Sulaiman memiliki kerajaan yang luas,  kemampuan memahami bahasa binatang,  memiliki tentara dari kalangan jin dan binatang. Dan memindahkan singgasana dalam sekejap mata, menurut pendapat ulama yang paling kuat, merupakan karunia Allah pada Nabi Sulaiman yang nyata. Karunia ilmu tauhid yang karenanya tidak ada permintaan yang tidak dikabulkan.
Wallahu alam (w)

Sumber: Rangkuman Tadabur Les Bahasa Arab bersama Ustadz Ali Markasan Lc., Kuttab Al Fatih Bogor

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY